Tuesday, 21 February 2017

Pendaftaran SNMPTN 2017 Dimulai, Berapa Kuota Universitas Di Yogyakarta

SLEMAN - Rangkaian seleksi penerimaan mahasiswa baru program sarjana di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) telah dimulai.
Tak berbeda dari tahun sebelumnya, pola penerimaan mahasiswa baru diatur dalam 3 jalur, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui ujian tertulis dan ujian keterampilan, serta Seleksi Mandiri yang diatur oleh masing-masing PTN.
Tahapan apa yang sedang berlangsung saat ini? berdasarkan wawancara Tribunjogja.com dengan Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM Dr.agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih, Rabu (25/1/2017).
Kegiatan SNMPTN dimulai pada tanggal 14 Januari dengan pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Sedangkan pendaftaran baru berlangsung di mulai pada tanggal 21 Februari hingga 6 Maret 2017.
Dari ketiga jalur seleksi tersebut, SNMPTN menjadi jalur seleksi yang diselenggarakan paling awal. SNMPTN sendiri merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 sampai dengan semester 5 bagi SMA/SMK/MA atau sederajat serta portofolio akademik.
Prosedur pengisian PDSS, menurut Peni, menjadi hal yang paling banyak ditanyakan oleh pihak sekolah dalam sosialisasi yang diselenggarakan kali ini.
“Banyak ditanyakan soal pengisian PDSS, misalnya kurikulumnya harus seperti apa. Kalo sekarang sudah lebih jelas, sistem sudah bisa mengakomodasi kalau ada perubahan kurikulum,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, perbedaan dalam sistem seleksi saat ini terletak pada pengisian PDSS di mana sekolah yang belum mengisi salah satu lembar PDSS dengan lengkap maka tidak dapat melanjutkan ke halaman yang selanjutnya.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi adanya kesalahan, karena siswa tidak dapat melakukan verifikasi jika data sekolah di PDSS belum tervalidasi.
Terkait pengisian PDSS ini, Peni berharap setiap sekolah, termasuk sekolah yang belum memiliki akreditasi A, B, atau C untuk dapat melakukan pengisian data agar siswa mereka memiliki kesempatan untuk mendaftar di PTN.
“Ini adalah haknya siswa, jadi sekolahnya juga harus memfasilitasi. Meskipun peluangnya hanya untuk 5% itu bisa saja diterima,” kata Peni.
Untuk proses pelaksanaan SNMPTN, biaya pelaksanaan akan ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya seleksi.
Peserta SNMPTN dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan dinyatakan diterima di PTN juga berpeluang mendapatkan bantuan biaya pendidikan selama masa studi melalui Program Beasiswa Bidikmisi.
Menurut Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Informasi UNY Drs. Sukirjo, M.Pd, hal ini seharusnya memberikan harapan bagi calon mahasiswa yang tidak mampu untuk bisa melanjutkan pendidikan tanpa harus mengeluarkan biaya kuliah. Ia menyayangkan masih adanya sekolah yang enggan melakukan pengisian data karena takut siswanya tidak mampu lolos seleksi.
“Mestinya semua yang layak menerima bidik misi semua diusulkan saja. Toh kalau tidak keterima SNMPTN masih bisa mencoba SBMPTN dan Seleksi Mandiri,” ujarnya.
Pada tahun ini, keempat PTN di Yogyakarta masing-masing menyediakan total kuota mahasiswa baru sebanyak 6.627 mahasiswa di UGM, 2.320 mahasiswa di UPN, 3.372 mahasiswa di UIN, serta 4.656 mahasiswa di UNY. Kuota ini akan dibagi ke dalam 3 jalur yang telah disebutkan dengan perincian 30% untuk SNMPTN, 40% untuk SBMPTN, serta 30% untuk Seleksi Mandiri. (tribunjogja.com | Ikrar Gilang)


Sumber : tribun

Ada 54 Titik Banjir Di Jakarta, Ribuan Rumah Terendam

Banjir melanda Jakarta. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut ada 54 titik banjir di Ibu Kota sampai pagi ini.

"Banjir di 54 titik sebabkan ribuan rumah terendam terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter di Jakarta," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Selasa (21/2/2017). Ada 401 laporan masyarakat soal banjir. Ketinggian air bervariasi, 10-150 sentimeter.  "Terdapat 54 titik banjir dan genangan, yaitu di Jakarta Selatan (11 titik), Jakarta Timur (29 titik), dan Jakarta Utara (14 titik)," kata Sutopo. Hingga Selasa (21/2/2017) pukul 08.00 WIB, daerah-daerah yang terendam banjir sebagai berikut:

*Jakarta Selatan*

  1. JOR Arah Pondok Indah, Jakarta Selatan 30 cm
  2. Duta Indah Blok M, Jakarta Selatan 32 cm
  3. Komp. Kejagung Blok H, Jakarta Selatan 30 cm
  4. Kalibata City, Jakarta selatan 30-40 cm
  5. Mampang, Jakarta Selatan 20-50 cm
  6. Simprug Golf Senayan,Jakarta Selatan 15 cm
  7. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 40 cm
  8. Jl. Pancoran Barat, Jakarta Selatan 40 cm
  9. Jl. Komp. Bank Indonesia, Jakarta Selatan 20-30 cm
  10. St. Tebet, Jakarta Selatan 20-40 cm
  11. LAN Pejompongan, Jakarta Selatan 30 cm

*Jakarta Timur*

  1. Kebon Pala, Kp. Makasar, Jakarta Timur 40 cm
  2. Pondok Kelapa, permukiman Lampiri 30-50 cm
  3. Komp. Bilimun 70 cm
  4. Jl. Pondok Kelapa, Jakarta Timur 20-30 cm
  5. Pondok Kelapa, Lembah lontar, Jakarta Timur 100 cm
  6. Pondok Kelapa, Lembah Nyiur, Jakarta Timur 30 cm
  7. Taman Malaka Selatan 3, Jakarta Timur 100 cm
  8. Jl. Pendidikan Raya, Jakarta Timur 50-60 cm
  9. Rumah Sakit Duren Sawit, Jakarta Timur 40-50 cm
  10. 8 titik di Klender, Jakarta timur 10-20 cm
  11. 2 titik di Duren sawit, Jakarta Timur 20-30 cm
  12. Perumnas Klender, Jakarta Timur 50 cm
  13. RW 5 Kel. Jatinegara, Jakarta Timur 40 cm
  14. Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur 10-12 cm
  15. Kel. Rawa Teratae, Jakarta Timur 40-60 cm
  16. Perum Jatinegara Indah, Jakarta Timur 30 cm
  17. Pulo Gebang PHP, Jakarta Timur 20-30 cm
  18. Cakung Timur, Jakarta Timur 30 cm
  19. Cakung, Jakarta Timur 30-40 cm
  20. Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur 40 cm
  21. Komp. Keuangan, Jakarta Timur 20 cm
  22. Layur, Jakarta Timur 14 cm
  23. Jalan Balai Pustaka, Jakarta Timur 50 cm
  24. Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur 20 cm
  25. Jl Rawamangun, Jakarta Timur 30 cm
  26. Pulomas Kayuputih, Jakarta Timur 40 cm
  27. Kel. Kayuputih, Jakarta Timur 10-15 cm
  28. Kayumas Utara, Jakarta Timur 40 cm
  29. Kayu Manis I, Jakarta Timur 30 cm

*Jakarta Utara*

  1. Pulo Nangka Timur, Jakarta Utara 30 cm
  2. Kelapa Gading, Jakarta Utara 20-30 cm
  3. Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara 40 cm
  4. komp. Janur Indah, Jakarta Utara 15-25 cm
  5. RS Mitra keluarga Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara 25 cm
  6. Bulevard MOI, Jakarta Utara 28 cm
  7. Pegangsaan, Jakarta Utara 2 60 cm
  8. RW 12 Pegangsaan 2, Jakarta Utara 40 cm
  9. Tugu Utar Pelumpang, Jakarta Utara 80 cm
  10. kel Laboa Kec. Koja 20-80 cm, Jakarta Utara (dua titik)
  11. Pasar Rebo, Jakarta Timur 50 cm
  12. Kel. Ciracas, Jakarta Timur 40-90 cm
  13. kel. Kramat Jati, Jakarta Timur 60 cm
  14. Kel. Pondok Gede, Jakarta Timur 20-70 cm

Tinggi banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, bervariasi, 70-150 cm.

Banjir juga merendam wilayah di Bekasi (Jakasetia dan Jakasampurna), sedangkan di Tangerang terjadi di Pondok Ranji. 


Sumber : detik

Monday, 20 February 2017

Didemo TKI Soal Cuitan 'Babu', Ini Agenda Fahri Hamzah di Hong Kong

Ketua tim pengawas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Fahri Hamzah didemo buruh migran saat lawatannya ke Hong Kong. Buruh Migran Indonesia (BMI) itu tersinggung soal cuitan dan pernyataan Fahri tentang buruh migran. 

Dari foto yang diperoleh detikcom, Senin (20/2/2017), terlihat sejumlah buruh migran membawa spanduk-spanduk berisi protes dan berkumpul di Victoria Park, Hong Kong. Bahkan ada pula yang menggelar aksi di depan KJRI sambil membawa spanduk biru bertuliskan 'Jangan bicara tentang BMI tanpa akui dan lindungi BMI dalam hukum Indonesia'.

Para buruh migran itu kecewa lantaran merasa tidak dilindungi hak dan martabat mereka. Apalagi Fahri sebagai wakil ketua DPR yang seharusnya melindungi mereka malah melontarkan pernyataan yang mendiskreditkan mereka. Koordinator Hong Kong dan Macau, Sringatin, menyampaikan kekecewaannya tentang cuitan Fahri "Anak bangsa mengemis menjadi babu di negeri orang dan pekerja asing merajalela…" dan pernyataannya "ada 1.000 kelahiran anak TKI yang tidak diinginkan dan 30% buruh migran mengidap HIV/AIDS di Hong Kong". 

"Tindakan Fahri Hamzah, dalam hal ini hakikatnya telah menunjukkan adanya indikasi bahwa para pembuat kebijakan di DPR RI, khususnya tim pengawas TKI, tidak memahami realitas kondisi buruh migran. Lebih buruk lagi, mereka mempunyai prasangka yang merendahkan buruh migran, khususnya pekerja rumah tangga yang rentan kekerasan," papar Sringatin dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (20/2).

Sringatin bersama teman-temannya pun menuntut mereka dilibatkan dalam pembahasan revisi UU no 39 tahun 2009 Penempatan dan Perlindungan TKI di luar negeri. Dia berharap revisi UU tersebut benar-benar melibatkan buruh migran secara langsung sehingga DPR paham apa yang menjadi tuntutan mereka.

"Kami berharap kedatangan mereka kali ini tidak hanya formalitas atas respons terhadap protes yang kami sampaikan beberapa waktu lalu. Tapi sudah waktunya, DPR RI selaku perwakilan rakyat melibatkan buruh migran secara langsung dalam pembuatan kebijakan yang bersangkutan dengan kepentingan buruh migran," kata Sringatin.

Sementara itu Fahri Hamzah kali melalui keterangan tertulisnya mengatakan kunjungannya bersama 11 anggotanya itu dalam rangka menggali dan mengidentifikasi permasalahan buruh migran di di masa penempatan. Ada tiga hal utama yang diagendakan oleh timwas TKI DPR itu pertama pertemuan dengan konsorsium asuransi yang menjamin ganti rugi terhadap TKI atas segala kerugian dan musibah. 

Timwas meminta konsorsium asuransi harus transparan tentang apa saja yang mereka terima dari iuran asuransi yang jumlahnya sekitar Rp 300-400 ribu per TKI. Kedua adalah terkait perlindungan hukum terhadap TKI di luar negeri. Dari data yang dilaporkan BNP2TKI tenaga dan dana yang ditanggung pemerintah sangat kecil. Timwas TKI ingin memastikan bahwa jumlah bantuan hukum melalui aparat dan dana dapat ditingkatkan. 

Ketiga adalah rapat dengan otoritas data dan imigrasi. Sebab salah satu akar masalah manajemen TKI adalah identitas ganda. Perdagangan manusia bermula dari tidak adanya data warga negara yang baku, dan akhirnya warga negara jadi komoditas.

Dalam kesempatan itu sempat Fahri mendengarkan keluhan Herlina, warga Bima, yang merasa dijebak kasus tuduhan pencurian kepada majikannya.

"Setidaknya harus ada kesadaran yang menyeluruh bahwa seluruh pekerja Indonesia di luar negeri khususnya di Hongkong adalah bersaudara dan konsulat Jenderal RI di Hongkong adalah semacam orang tua, yang mengayomi warga negaranya. Negara, dalam hal ini diwakili oleh Konsulat Jenderal harus tampak tegas dan berwibawa dalam menghadapi atau membela tenaga kerja yang bermasalah di Hongkong," kata Fahri dalam rilisnya. 

Fahri juga menemukan sistem perlindungan tenaga kerja Indonesia belum berjalan secara optimal. Banyak agen-agen penempatan TKI di Hong Kong yang masih mengabaikan hak-hak TKI dan pelanggaran kontrak. 

"Tentu ini akan menjadi masukan berharga dalam perbaikan sistem dan regulasi terutama yang saat ini sedang dibahas di DPR yaitu RUU Penempatan dan Perlindungan TKI Luar Negeri," ujarnya. 

Dalam kegiatan di Hong Kong itu timwas mengadakan pertemuan dengan Pekerja Migran Indonesia di Aula St Paul's Convent School Causeway Bay dan mengunjungi Kawasan Central dan Victoria Park yang sangat ramai dipadati TKI di hari libur. Kegiatan Timwas TKI di Hongkong sendiri saat ini masih berlangsung. 


Sumber : detik

Saturday, 18 February 2017

BI: DP 0% dalam Pembiayaan Perumahan Itu Salah

Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memiliki impian agar masyarakat Jakarta bisa memiliki rumah. Impian tersebut akan direalisasikan dengan cara pemberian pinjaman untuk kredit rumah murah.

Mekanisme yang digunakan oleh Anies-Sandi dengan cara memberikan skema uang muka atau down payment (DP) nol persen. Nantinya, jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta akan menggandeng Bank DKI.

Skema ini diajukan sebagai solusi pada warga yang sulit mendapatkan rumah karena terbentur membayar DP. Warga yang ingin rumah murah harus menabung selama enam bulan di Bank DKI.

Mendengar hal itu, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo angkat bicara. Menurut dia, bank sentral mempunyai aturan khusus terkait loan to value (LTV) untuk pembiayaan properti. Di aturan yang telah ditentukan, sudah ada besaran uang DP untuk penyaluran kredit properti.

"Harus ada minimum DP untuk penyaluran kredit properti. Kalau seandainya nol persen itu menyalahi (ketentuan)," ucap Agus, ditemui di komplek perkantoran BI, Jakarta, Jumat, 17 Februari 2017‎.

Menurut Agus, program uang DP nol persen sebaiknya tidak dilakukan. Ketika rencana itu dilakukan, otoritas akan memberikan teguran. "Sebaiknya jangan dilakukan, karena nanti akan mendapatkan teguran dari otoritas," jelas Agus.

Anies-Sandi meyakini program rumah untuk warga Jakarta bukanlah mimpi. Calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 itu punya cara khusus untuk mewujudkannya.

"Masalah warga Jakarta adalah punya rumah. Kendalanya bukan tidak mampu kreditnya, tapi beban DP-nya. Besar sekali," kata Anies.

Anies berjanji bakal menyiapkan fasilitas kredit. "Jakarta punya Bank DKI. Asetnya Rp1.000 triliun. Dibagi penduduk Jakarta, sekitar 100 juta per orang," ucap Anies.

Sandiaga Uno mengaku memiliki pengalaman di bidang tersebut. Sebagai orang yang berlatar belakang ekonomi, ia sudah menghitung. Artinya warga Jakarta bisa punya rumah.

"Skema perbankan kerja sama dengan skema. Saatnya warga Jakarta mewujudkan mimpinya," ucapnya.

Jika menang di Pilkada DKI Jakarta, Anies-Sandi menjanjikan pinjaman untuk kredit rumah murah bagi warga Jakarta. Rumah murah akan direalisasikan dengan skema down payment (DP) nol persen bekerja sama dengan Bank DKI.


Sumber : metrotvnews

Petahana Bupati Bekasi, Kalahkan Ahmad Dhani Kalah

Dua lembaga survei dan konsultan politik melakukan hitung cepat (quick count) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, Jawa Barat periode 2017-2022. Keduanya adalah Rakata Institute dan Jaringan Suara Indonesia (JSI).

Berikut hasil quick count:
Rakata Institute
1. Pasangan Meiliana Kartika Kadir dengan Abdul Kholik meraih suara sebanyak 11,24 persen,
2. Pasangan Sa'duddin dengan Dhani Ahmad Prasetyo meraih suara sebanyak 25,55 persen,
3. Pasangan Obon Tabroni dengan Bambang Sumaryono meraih suara sebanyak 17,45 persen,
4. Pasangan Iin Farihin dengan KH Mahmud meraih suara sebanyak 6,93 persen,
5. Pasangan Neneng Hasanah Yasin dengan Eka Supriatmadja meraih suara sebanyak 38,77 persen.

Dalam melakukan quick count, Rakata Institute menempatkan 47 relawan di 47 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar pada 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Toleransi kesalahan atau margin of error pada quick count ini sekitar tiga persen pada tingkat kepercayaan 99 persen.

Artinya, perolehan hasil suara dari calon kandidat pada penghitungan cepat ini bisa bergeser ke atas atau bergeser ke bawah sebesar tiga persen.
Sementara itu, hasil quick count JSI juga menunjukkan pasangan nomor urut lima unggul dari empat pasangan lain.

Berikut selengkapnya.
JSI
  1. Pasangan Meiliana Kartika Kadir dengan Abdul Kholik meraih suara sebanyak 9,16 persen
  2. Pasangan Sa'duddin dengan Dhani Ahmad Prasetyo meraih suara sebanyak 25,19 persen,
  3. Pasangan Obon Tabroni dengan Bambang Sumaryono meraih suara sebanyak 16,01 persen,
  4. Pasangan Iin Farihin dengan KH Mahmud meraih suara sebanyak 6,71 persen,
  5. Pasangan Neneng Hasanah Yasin dengan Eka Supriatmadja meraih suara sebanyak 42,35 persen.

Dalam melakukan quick count, JSI menggunakan metode random sampling dengan memilih sebanyak 230 TPS. Margin of error sekitar satu persen dari hasil real count Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bekasi. Artinya, angka ini bisa di bawah satu persen, dan bisa juga di atas satu persen. Lalu, bagaimana dengan hasil real count KPUD Bekasi?

Dikutip dari https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t2/jawa_barat/bekasi, pasangan nomor urut lima juga masih unggul walau data diterima baru dari 2.403TPS dari total 3.958 TPS atau 60,71 persen. Data real count KPUD Bekasi ini dikutip pada pukul 17:00 Wita, Jumat (17/2/2017) atau H+2 pemungutan suara.

Berikut perolehan suara lima pasangan calon.
  1. Pasangan Meiliana Kartika Kadir dengan Abdul Kholik meraih suara sebanyak 68.077 atau 9,31 persen,
  2. Pasangan Sa'duddin dengan Dhani Ahmad Prasetyo meraih suara sebanyak 180.685 atau 24,72 persen,
  3. Pasangan Obon Tabroni dengan Bambang Sumaryono meraih suara sebanyak 124.874 atau 17,09 persen,
  4. Pasangan Iin Farihin dengan KH Mahmud meraih suara sebanyak 51.745 atau 7,08 persen,
  5. Pasangan Neneng Hasanah Yasin dengan Eka Supriatmadja meraih suara sebanyak 305.486 atau 41,80 persen.


Petahana Menang
Pasangan nomor urut dua, Sa'duddin dengan musisi Ahmad Dhani (44) sulit menumbangkan pasangan nomor urut lima. Pasalnya, Neneng berlatar belakang petahana (incumbent).

Pada pencalonan untuk periode keduanya, Neneng yang masih berusia 36 tahun atau selisih delapan tahun dengan Dhani, menggandeng calon baru.

Neneng lahir di Karawang, 23 Juli 1980. 
Istri dari Almaida Rosa Putra ini berlatar belakang keluarga juragan beras. 
Ia mengawali pendidikannya di SDN VIII Rengasdengklok, Karawang, dan lulus pada tahun 1992.
Lalu, melanjutkan ke MTs Darunnajah di Jakarta (lulus 1995) dan SMA Insan Kamil Bogor (lulus 1998).
Ia lalu masuk fakultas Kedokteran Universitas YARSI Jakarta, dan lulus 2008.


Sumber : tribunnews.com

Firza Husein Membeberkan Hubungannya Dengan Rizieq Shihab

Firza Husein kembali diperiksa sebagai saksi kasus konten pornografi 'baladacintarizieq' oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Dalam pemeriksaan itu, Firza ditanya hubungannya dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. Yanuar, kuasa hukum Firza mengatakan pemeriksaan itu dilakukan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Selasa (14/2).
Rencananya akan ada pemeriksaan lanjutan, namun batal dilaksanakan oleh penyidik.
"Kemarin (pemeriksaan) terakhir Selasa sebelum Pilkada. Rencananya ada pemeriksaan lagi Kamis kemarin tapi batal. Ini masih (diperiksa sebagai) saksi," kata Azis Yanuar saat dihubungi, Jumat (17/2). Menurutnya kliennya dicecar sekitar 13 pertanyaan oleh penyidik.
Pemeriksaan itu dilakukan untuk menggali keterangan dari Firza seputan konten pornografi yang sempat viral di dunia maya beberapa waktu lalu. "Ditanya seputar kondisi kesehatan, terus kenal atau nggak hubungan dengan Kak Ema seperti apa. Hubungan sama Habib Rizieq itu seperti apa, seputar pengajian kok. Sama soal berita yang beredar dan handphone. Soal konten," ucap dia.

Berdasarkan pengakuan Firza, kata dia, hubungannya dengan perempuan yang dipanggil Kak Ema hanya sebatas teman biasa. Dia juga membantah bahwa Ema merupakan penghubung antara Firza dengan Rizieq. "Oh nggak. Malah sebelumnya sudah pernah kenal," ucap Azis.

Azis juga mensinyalisasi bahwa Ema juga mengenal Rizieq. Namun dia tidak mengetahui secara pasti apakah kedekatan Ema dengan Rizieq karena berada dalam satu majelis atau yang lain. "Sepertinya kenal ya. Tapi saya nggak tahu persis, karena kan saya nggak kenal sama Kak Ema," kata dia. Sementara terkait konten pornografi yang beredar, hingga saat ini Firza tetap membantah.
Azis menegaskan bahwa kliennya mengaku tidak tahu menahu perihal konten pornografi yang viral beberapa waktu lalu itu.

Bahkan Firza juga membantah foto wanita tanpa busana yang viral itu sebagai dirinya. "Viral yang beredar itu kita bantah. Karena yang bersangkutan itu tidak pernah mengirim gambar. Jangankan meng-upload, mengirim aja tidak pernah. Terus foto-foto yang beredar juga dibantah oleh beliau," ujar dia. "Menurut beliau begitu (bukan Firza)," tutur dia.

Tidak Mau Berkomentar

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Krisna Murti enggan berkomentar soal kasus konten pornografi 'baladacintarizieq'.
Dia langsung kabur menggunakan mobil New Pajero Sport dan meninggalkan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. "Nanti yah, nanti," celetuk Wahyu.(wartakota)


Sumber : tribunnews

Friday, 17 February 2017

Masalah Dalam Mencari Pekerjaan, Bagaimana Karir Anda Saat Ini

Bagaimana dengan karir yang sedang anda alami saat ini?

Istilah karir memang sudah tidak asing lagi. Namun apakah anda tahu apa yang disebut dengan istilah karir ? Karir dapat diartikan sebagai jenjang dalam sebuah pekerjaan tertentu. Karir ini dapat dicapai melalui pekerjaan yang direncanakan dan dikembangkan secara optimal dan tepat, meskipun tidak selamanya karir dapat dicapai dengan melalui pekerjaan. Dengan demikian mendapatkan pekerjaan merupakan tahapan penting dalam pengembangan karir seseorang. Namun yang sering terjadi, untuk mendapatkan pekerjaan itu sendiri bukan suatu hal yang mudah. Bagaimana seseorang dapat mengembangkan karirnya kalau untuk mendapatkan pekerjaan saja selalu gagal ?

Sebagai gambaran, ada kasus seorang mahasiswa yang lulus dengan IPK 3,45 suatu nilai IPK yang dapat dikatakan bisa dibanggakan. Namun sudah beberapa puluh lamaran hanya ada sedikit panggilan, bahkan proses seleksi yang sudah diikuti banyak mengalami kegagalan. Alhasil, sudah 1,5 tahun menganggur dan terbebani dengan pertanyaan “Sudah kerja di mana?”. Pertanyaan ini tentu saja membuat hati dag dig dig ketika bertemu dengan orang sudah tahu kalau sudah lulus sebagai sarjana. Apakah hal itu juga pernah atau sedang anda alami saat ini?

Kasus seperti tersebut di atas banyak terjadi saat ini, hanya mungkin beberapa saja yang menyadari bahwa masalah itu dapat diselesaikan secara strategik. Anda perlu tahu bahwa masalah-masalah karir yang selama ini terjadi, mungkin bisa bersumber pada beberapa hal, misalnya :

  1.     Kurangnya pemahaman tentang teknik memilih posisi pekerjaan yang dilamar
  2.     Kurangnya wawasan tentang teknik cara pemberkasan surat lamaran
  3.     Kurangnya wawasan tentang teknik penulisan surat lamaran dan CV
  4.     Kurangnya pemahaman tentang mensiasati psikotes
  5.     Kurangnya pemahaman tentang teknik menghadapi wawancara
  6.     Dsb.

Anda perlu tahu, bahwa karir tidak dapat dicapai dengan upaya trial and error.  Karir harus dilakukan secara terencana dan strategik untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dan sesuai dengan potensi serta kompetensi. Hal ini karena karir seseorang perlu diawali dengan pekerjaan yang betul-betul matching dengan dirinya.  Seseorang akan bekerja dengan senang hati dan penuh kegembiraan apabila apa yang dikerjakan itu memang sesuai dengan keadaan dirinya, kemampuannya dan minatnya.

Konselor karir dari Pusat Pengembangan Karir bersedia membantu anda. Para konselor akan menyediakan diri untuk menjadi teman diskusi tentang karir anda dan membantu anda mencari solusi tentang masalah karir anda. Silakan dicoba ! (/ppk_uny)


Sumber : uny